Potential Antioxidant Activity of Young and Old Breadfruit (Artocarpus Altilis) Leaf Extracts and Old With DPPH
Keywords:
Antioksidan, Daun Sukun muda dan tua,, dpphAbstract
Potensi Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Sukun (Artocarpus Altilis) Muda Dan Tua Dengan Metode DPPH. Daun sukun (Artocarpus atilis) merupakan bagian dari tanaman yang kaya akan senyawa aktif yang berfungsi sebagai sumber antioksidan. Dalam pembelajaran biokimia daun sukun juga dikenal memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi, dan potensi dalam melawan kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol daun sukun baik yang muda maupun yang tua. Proses ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi terhadap serbuk simplisia daun sukun muda dan tua menggunakan etanol 96%. Ekstrak etanol tersebut diberi konsentrasi yang berbeda, yaitu 5, 10, 20, dan 40 μg/ml untuk daun sukun muda dan tua, sementara vitamin C digunakan konsentrasi 0,5, 1, 2, dan 4 μg/ml sebagai perbanding. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa daun sukun muda memiliki nilai IC 50 yang lebih rendah dibandingkan dengan daun sukun tua, yaitu sebesar 32,20 μg/ml daun sukun muda dan 49,56 μg/ml daun sukun tua, sementara vitamin C memiliki nilai IC 50 sebesar 11,51 μg/ml. Berdasarkan nilai IC 50 tersebut, daun sukun muda dan tua memiliki katagori yang sama sebagai antioksidan (sangat kuat).Dari segi aktivitas antioksidan daun sukun muda memiliki potensi aktivitas yang lebih baik dibandingkan daun sukun tua dalam penggunaan sebagai sumber antioksidan alami.